Dengan beragam jenis asuransi yang tersedia, bisa dikatakan jika layanan asuransi adalah salah satu produk perlindungan yang menarik untuk diikuti oleh masyarakat. Misalnya saja, asuransi kesehatan yang tersedia akan memberikan bantuan pendanaan bagi para pemegang polis ketika hendak melakukan perawatan di rumah sakit tertentu serta lainnya.

Hanya saja, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ada cukup banyak kasus asuransi yang terjadi. Rata-rata dari kasus yang muncul adalah keluhan pemegang polis tentang program asuransi yang tak sesuai dengan keinginan mereka.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa kesalahan umum yang harus dihindari ketika hendak menggunakan asuransi. Apa saja kesalahan yang dimaksud tersebut? Simak ulasannya!

  1. Mengambil asuransi dengan tujuan menabung

Tidak sedikit masyarakat yang mengambil program asuransi sebagai sarana tabungan. Padahal, sesuai namanya, asuransi sebenarnya adalah sebuah proteksi. Misalnya, ketika seseorang menggunakan layanan asuransi Covid, maka mereka akan mendapatkan proteksi dari risiko terkena Covid dan upaya penyembuhan.

Memang, ada produk asuransi seperti unit link yang menawarkan asuransi. Hanya saja, produk ini memerlukan potongan biaya yang cukup besar.

Oleh karenanya, penting untuk diperhatikan bahwa asuransi adalah layanan proteksi atau perlindungan. Mengambil asuransi dengan tujuan menabung atau investasi merupakan suatu kesalahan.

  1. Mendahulukan asuransi untuk anak-anak

Cukup banyak orang tua yang mengutamakan asuransi untuk anak mereka dibandingkan asuransi untuk dirinya sendiri. Meskipun terdengar baik, namun hal ini sebenarnya adalah sebuah kesalahan yang cukup fatal.

Salah satu alasannya adalah siapa yang hendak melanjutkan pembayaran polis jika ternyata ada masalah serius yang terjadi pada orang tua? Oleh karenanya, ada baiknya jika produk asuransi dimanfaatkan terlebih dahulu oleh orang tua. Terlebih, saat ini ada cukup banyak jenis asuransi dengan perlindungan menyeluruh baik untuk orang tua serta anak.

  1. Tidak membaca aturan atau polis

Kesalahan lain terkait asuransi yang cukup fatal namun cukup banyak terjadi adalah tidak membaca aturan yang berlaku pada produk asuransi tersebut. Ini adalah hal yang cukup fatal karena nantinya ketakpahaman pemegang polis terkait aturan asuransi bisa menjadi sebuah boomerang.

Perlu diketahui bahwa setiap produk asuransi terdapat aturan yang bisa jadi berbeda. Aturan tersebut mengatur berbagai hal yang berbeda mulai dari iuran, manfaat yang didapatkan, besaran santunan atau hal lainnya.

  1. Tidak memantau perkembangan polis

Tidak melakukan pemantauan pada perkembangan polis juga termasuk salah satu kesalahan yang cukup fatal. Jika disimak, ada banyak kasus terjadi di mana pemegang polis merasa kaget dengan jumlah uang yang mereka dapatkan setelah sekian lama mengikuti program asuransi.

Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa asuransi berbeda dengan tabungan yang memiliki bunga. Oleh karenanya, pertambahan dana yang diasuransikan pun tidak bisa disamakan dengan konsep tabungan. Hal inilah yang membuat Anda perlu melakukan pemantauan pada perkembangan polis dalam waktu berkala untuk mengetahui berapa jumlah polis yang dimiliki.

Beberapa hal di atas adalah ragam kesalahan umum yang sering terjadi berkaitan dengan asuransi. Sebagai tambahan, kesalahan lain yang juga cukup sering dilakukan adalah pemegang polis tidak jujur dengan kondisi kesehatan mereka. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada proses klaim yang dilakukan.

Nah, demikian beberapa ulasan tentang apa saja kesalahan yang sering terjadi berkaitan dengan asuransi. Tentu, Anda perlu mempelajari seluk beluk asuransi termasuk asuransi Covid untuk menghindarkan diri dari terjadinya kesalahan yang merugikan.